Kesiapan Launching CSIRT Provinsi Bengkulu

Published by Diskominfotik Team on

Pemerintah Provinsi Bengkulu siap menyamakan visi, merespon dan menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat dalam rangka maksimalisasi pelayanan publik, pembangunan, sosial dan kemasyarakatan.

Dalam era digital ini tentunya banyak hal-hal kita antisipasi secara digital. Inilah yang menjadi tujuan pelayanan publik. Demikian dikatakan Kadis Kominfotik Provinsi Bengkulu Jaduliwan, SE,MM dalam sambutannya mewakili Pemerintah Provinsi Bengkulu saat persiapan launching CSIRT Provinsi Bengkulu, Selasa (16/3/2021) di ruang Media Center Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu.

Hadir pada acara tersebut Sekretaris Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Sri Hartika, M.Si, Kepala Bidang Penyelenggara e-Government, Indra Venny, S.Kom, M.Si, pejabat eselon IV dan staf di lingkungan Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu.

Kepala Subdirektorat Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah Daerah Wilayah I, Sriyanto bersama tim BSSN hadir langsung dan menjadi narasumber dalam acara tersebut. “Tahun ini BSSN targetkan Pemerintah Provinsi Bengkulu masuk dalam nominator (Wilayah I) untuk pembentukan CSIRT yaitu CSIRT organisasi pada sektor pemerintahan,” jelasnya.

Pembentukan CSIRT (Computer Security Incident Response Team) bertujuan untuk mengantisipasi ancaman dan mengatasi insiden serangan siber pada sektor pemerintahan dan untuk menjaga keamanan informasi pemerintah.

CSIRT ini salah satu program kerja nasional. Jadi bukan dari aspek launching saja, tetapi lebih dari sosialisasi kepada stakeholder yang ada di Pemerintahan Provinsi Bengkulu. “Nanti ada organisasi CSIRT yang akan menangani ketika website-website dianggap insiden, yang line sektornya adalah Dinas kominfotik. Untuk itulah BSSN minta SK Gubernur,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Sri Hartika, M.Si berharap agar penguatan kapasitas persiapan launching bagi SDM disiapkan.

Kemudian persiapan mendekati hari H-1 nanti, kiranya Kabid Penyelengaraan e-Government bersama beberapa perwakilannya berkenan ikut bersama-sama beraudensi terlebih dahulu kepada Bapak Gubernur untuk menjelaskan betapa pentingnya keberadaan CSIRT di Provinsi Bengkulu. Dimana nantinya akan dilaporkan oleh Kadis Kominfotik Provinsi Bengkulu di dampingi oleh tim BSSN. “Sehingga saat ketika launching nanti, Gubernur Bengkulu sudah sangat paham. Karena selain dihadiri seluruh OPD Kabupaten/Kota juga dihadiri Forkopimda. Karena ini terkait dengan pengamanan. Khususnya Pemerintah Provinsi Bengkulu,” papar ibu yang gemar dengan olahraga bersepeda ini.

Dari 34 Provinsi di Indonesia, Bengkulu masuk dalam wilayah I pembentukan CSIRT. Anggaran, pelatihan dan SDM-nya akan ditanggung oleh BSSN dan luar biasa BSSN telah menganggarkan 75 persen untuk di daerah.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bidang Penyelenggara e-Government, Indra Venny, S.Kom, M.Si bahwa mudah-mudahan pembentukan CSIRT Provinsi Bengkulu dapat dipersiapkan semuanya, terutama dari sisi perangkat. Sudah dipersiapkan juga server khusus untuk CSIRT. Pembahasan dengan biro Hukum sudah selesai. Terkait SK Gubernur dan syarat-syarat lain juga akan dipenuhi. Dengan melihat referensi provinsi lain di Indonesia. “Kalau memungkinkan, Bapak Gubernur Bengkulu langsung yang membuka launching ini di gedung daerah,” demikian harapnya. (Pa1000).

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *