Posyantek Desa Taba Air Pauh Kepahiang Kembangkan Teknologi Pengolahan Kopi

Published by Diskominfotik Team on

Berbekal pengalaman pernah bekerja pada industri pengolahan hasil pangan di perantauan, Saripudin Jumli warga Desa Taba Air Pauh, Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang kembali ke kampung halamannya untuk berbagi pengalamannya dalam mengolah hasil pertanian, khususnya hasil olahan tanaman kopi.

Pak Udin, demikian panggilan akrabnya, membuat suatu inovasi dengan mengembangkan alat sangrai kopi, yang alat tersebut ia namakan Mesin Sangrai Kopi Band Heater. Mesin bertenaga listrik ini harapannya dapat menggantikan alat tradisional yang selama ini dipakai oleh masyarakat desa Taba Air Pauh.

Alat sangrai kopi yang dikembangkan Pak Udin mendapat dukungan dari Kepala Desa Taba Air Pauh, Pak Badwy. Ia bersedia memberikan anggaran dari dana desa untuk terus mengembangkan dan menambah mesin lainnya agar dapat digunakan bagi masyarakat Taba Air Pauh dan sekitarnya.

Tidak itu saja, Mesin Sangrai Kopi Band Heater yang dipamerkan pada Pelatihan Optimasi Hasil Olahan Pangan, di Kepahiang, Sabtu (14/09/19) menarik perhatian Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Bengkulu, Jaduliwan dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, H.M. Syahroni, saat mendampingi Gubernur Bengkulu melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kepahiang. Mereka sangat mengapresiasi dan mendorong Posyantek desa Taba Air Pauh untuk mengikuti Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional XXI pada tanggal 21-25 September 2019, di mana Provinsi Bengkulu sebagai tuan rumah pada acara tersebut.


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 + 8 =